book
Api Sejarah Jilid Kesatu
Dibalikkannya sistem berpikir masyarakat Jahiliyah. Dibangkitkan kesadaran bersejarah dengan meninggalkan ajaran yang lama yang salah. Dibangkitkanlah ajaran kesadaran diri setiap pribadi adalah pemimpin, yang akan mempertanggunjawabkan kepemimpinan di hadirat Allah. Diperingatkan manusia yang sedang terdera kelupaan dirinya, agar menjadi pribadi yang membangun karakter kemanusiaan berdasar wahyu Allah. Dan setiap diri diserunya agar mau menyelaraskan kemauan diri dengan Maha Kehendak Allah artinya menjadi muslim. Penyelarasan kehendak diri demikian ini, akan berdampak dirinya sebagai pribadi yang selamat artinya Islam. Mengimani Muhammad saw sebagai Utusan Allah. Ajakan yang demikian, menumbuhkan sikap pro kontra. Masyarakat Jahiliyah Quraisy menolak Kerasulan Muhammad saw. Selama 10 tahun, masyarakat Makkah tidak mau membenarkan kebenaran ajaran Rasulullah saw. Setelah Siti Hadijah ra dan pamannya, wafat, Makkah ditinggalkan, Hijrah ke Yatsrib. Nama ini digantikan dengan nama Madinah yang artinya Kota. Tidakkah kota dalam bahasa Latin, artinya Polis. Dan dari kata Polis ini, lahirlah istilah Politik. Di Madinah Rasulullah saw memulai merealisasikan amanah wahyu yang paling awal yang diterima oleh Nabi Adam as dan Siti Hawa ra. Inni jailun fil ardhi khalifah - Sesungguhnya Kuciptakan manusia untuk membangun khalifah atau pemerintahan. Selama 13 tahun, di Madinah diawali dengan menegakkan Piagam Madinah agar dapat kerjasama dengan kamu Yahudi, Nasrani dan Majusi. Tetapi mereka menolak ajakan dalam kebersamaan. Tantangan perang dari kaum kafir dijawab dengan perang. Rasululullah saw selama 10 tahun di Makkah dan 13 tahun di Madinah menyempurnakan contoh bagaimana caranya membangun masyarakat tauhid Islami dengan syari’at Islam.
Tidak tersedia versi lain